Jakarta Krisis Stok Tabung Oksigen

Harian Berita – Yoyon, Sekretaris Jendral (Sekjen) Himpunan Pedagang Farmasi Pasar Pramuka, mengatakan, penjualan oksigen di pasar kawasan Jakarta Pusat meningkat karena tingginya angka Covid-19 yang terjadi di Ibu Kota.

Sejak dua hari lalu, stok tabung oksigen di Pasar Pramuka yang menjual berbagai keperluan medis ini habis dibeli warga untuk anggota keluarga mereka yang terpapar virus corona.

“Dua sampai tiga hari terakhir ini, untuk oksigen ini memang sudah kosong terutama hari ini, Jumat tuh masih ada satu dua, Sabtu Minggu tuh benar-benar kosong,” ujar Yoyon.

Yoyon juga mengungkapkan, jika para pedagang di Pasar Pramuka juga telah menerapkan sistem pembatasan penjualan. Satu pembeli hanya boleh membeli satu tabung oksigen.

Walaupun sudah melakukan sistem pembatasan, tetap saja tabung yang ada kurang dibandingkan dengan jumlah pembeli

“Banyak yang beli, kemudian membelinya mendadak bersamaan datangnya, sementara di kami enggak pernah nyetok banyak kalau tabung oksigen ini,” jelasnya.

Para pedagang juga tidak menyetok karena sejumlah alasan. Alasan yang pertama, memakan tempat. Yang kedua, karena berat.

“Ya sengaja kawan-kawan (pedagang) ini stok sekitar 10-20 tabung,” imbuhnya.

Karena melonjaknya kasus positif Covid-19, permintaan akan tabung oksigen pun meningkat akhir-akhir.

Jakarta hadapi krisis tabung oksigen

Covid-19 Menggila di Jakarta, Pedagang Pasar Pramuka: Stok Oksigen Habis sejak 2 Hari Lalu Halaman all - Kompas.com

Sementara itu, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali mengatakan, Ibu Kota berpotensi kekurangan tabung oksigen untuk perawatan pasien Covid-19.

Marullah mengatakan, apabila pihak penyedia oksigen yang jadi pemasok fasilitas kesehatan DKI Jakarta, kini terkendala transportasi dan tenaga karena banyaknya orang yang terpapar Covid-19.

“Pihak penyedia PT Samator dan PT Tirto Bumi kesulitan alat transportasi dan tenaga (karena banyak karyawan yang terpapar),” terang Marullah.

Marullah juga mengatakan, bahwa Pemprov akan menghitung kembali kebutuhan pasokan oksigen di rumah sakit se-DKI Jakarta agar bisa sesegera mungkin mendapat isi ulang.

Lalu, untuk masalah tenaga dan transportasi, Pemprov DKI akan mengerahkan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membantu masalah ini.

Terlepas dari dua masalah di atas, pasokan oksigen masih bisa dikatakan aman untuk saat ini. Di mana, ketersediaan oksigen bisa dipastikan setelah melakukan rapat koordinasi dengan pemasok oksigen di DKI Jakarta.

“Situasi kecukupan pasokan oksigen di faskes DKI Jakarta adalah ketersediaan oksigen dianggap aman,” kata Marullah .

Sebelumnya diberitakan, dalam dua hari terakhir kasus Covid-19 di Jakarta mengalami lonjakan kasus harian di atas 9.000 kasus per hari.

Yang mana pada Sabtu (26/6/2021), angka kasus baru harian menyentuh angka 9.271 kasus. Sedangkan Minggu (27/6/2021) angka kasus harian mencapai 9.394 kasus.

Peningkatan kasus harian ini membuat angka kasus aktif di Jakarta meningkat drastis. Data terbaru pada Minggu kemarin, angka kasus aktif menyentuh 57.295 kasus.